Anggota DPR RI H Agustiar Sabran didampingi Anggota DPRD Kota Fraksi PDI Perjuangan memberikan semangat kepada petugas kesehatan Polda Kalteng dalam memberikan layanan vaksin. (Foto Arjoni)


PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO - Vaksinasi tahap II yang diinisiasi oleh anggota DPR RI H Agustiar Sabran bekerjasama dengan Pemprov Kalteng, Polda, Danrem 102 Panju Panjung, DAD Kalteng, dan juga Ikatan Alumni Lemhanas Kalteng berjalan lancar dan tertib. Kegiatan vaksinasi bersama tersebut dilaksanakan sebagai upaya gotong royong dalam penanganan Covid-19 di Kalteng, sesuai dengan Falsafah Huma Betang. 

Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Provinsi Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan, vaksinasi yang dilaksanakan di 'Huma Betang' ini bekerja sama dengan pengurus Dewan Adat Dayak, Pemprov, Polda, dan Korem bertujuan untuk bantu program pemerintah pusat, dalam percepatan penanganan Covid-19.

"Kita mempercepat vaksinasi ini untuk membentuk herd imunnity atau kekebalan kelompok. Dengan itu, Covid-19 dapat diatasi," ucapnya saat meninjau vaksinasi di Betang Hapakat, Selasa (14/9).

Politisi PDIP menyampaikan, vaksinasi massal yang dilaksanakan tersebut, merupakan dosis kedua dalam rangka HUR RI san HUT DAD Kalteng. Yang nana dosis pertama dilaksanakan pasa 16 Agustus 2021 lalu.

Target pada vaksin dosis pertana berjumlah sekitar 1.000 orang dan sekarang ini targetnya sebanyak 800 orang. Vaksin kedua ini bertujuan agar masyarakat yang sudah melaksanakan vaksinasi dosis pertama bisa melaksanakan dosis kedua. "Bagi masyarakat yang hendak melakukan vaksinasi nantinya bisa mengikuti vaksinasi massal yang dilaksanakan di oleh Pemerintah Provinsi dan Polda Kalteng yang hampir setiap hari dilaksanakan. Dosis tahap 2 berkurang, karena sebagian sudah vaksin tahap 2 di tempat lain," ujarnya. 

Selaku Ketua DAD Kalteng Agustiar Sabran menegaskan, sasaran vaksinasi massal yang dilaksanakan diprioritaskan bagi masyarakat lanjut usia dan warga yang tidak mampu. "Saya berdoa dengan gencarnya vaksinasi massal ini, wabah Covid-19 ini nantinya bisa ditangani karena kekebalan tubuh masyarakat kita cukup bagus untuk melawan virus tersebut," pungkasnya.

1

Editor : dar
Reporter : arj