Ini Bahaya Sengatan Tawon Vespa Affinis

  • 2022-01-15
ilustrasi


PROKALTENG.CO-Insiden sengatan tawon yang merenggut nyawa seorang sopir travel Palangka Raya-Muara Teweh-Puruk Cahu di jalan lintas Desa Jakatan Pari, Kecamatan Kapuas Hulu, Kalteng, Kamis  (13/1/2021) lalu mendapat perhatian serius masyarakat.

Kepala BKSDA Kalteng, Nur Patria Kurniawan melalui melalui tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Seksi Konservasi Wilayah (SKW) BKSDA Kalteng Abdul Karim mengatakan, bahwa jenis tawon yang menyengat sopir travel di Kapuas itu, disinyalir jenis tawon Vespa Affinis. Jenis ini menurutnya sering disebut juga lesser banded hornet oleh para ilmuwan, karena perutnya ada lingkaran kuning hitam.

"Nama lokalnya adalah Tawon Ndas. Tawon ini umumnya ada di kawasan tropis dan subtropis Asia, yakni dari Sri Lanka, Hong Kong, Taiwan, Indonesia sampai Filipina. Yang mana memiliki 11 subspesies.  Yang di Indonesia ada Vespa Affinis Indosinensis dan Vespa Affinis Moluccana," ucapnya kepada Prokalteng, Sabtu (15/1/2022).

Dia menjelaskan bahwa berdasarkan peneliti dari Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Hari Nugroho, pada bulan Agustus-Oktober, merupakan musim berkembang biaknya tawon tersebut.

"Ini yang menyebabkan banyak serangan tawon di Kalteng, dan pernah terjadi sebelumnya. Aslinya, tawon ini punya habitat di hutan dataran rendah, namun karena luasan hutan yang semakin berkurang karena pembangunan oleh manusia, akibatnya tawon Vespa membuat sarang di atap rumah-rumah dan hidup terlalu dekat dengan manusia," tambahnya.

Risiko disengat tawon itu pun, menurutnya menjadi meningkat.  Karena hewan ini sifatnya sosial, yakni tawon Vespa juga bisa menyerang secara berkelompok, memang sengatan dari sebuah tawon Vespa Affinis ini sebenarnya tidak begitu berbahaya.

"Namun lain hal jika diserang secara beramai-ramai, maka racun sengatan yang dimilikinya, merusak organ tubuh seperti edema paru akut dan gagal ginjal dalam hitungan hari jika tak segera ditangani," ungkapnya.

Editor : hnd
Reporter : yud
Share on | Facebook | Whatsapp | Telegram | Twitter

Berita Terbaru