Puluhan Korban Dugaan Investasi Bodong Lapor ke Polda Kalteng

  • 2022-01-17
Kuasa Hukum Parlin Bayu Hutabarat bersama para nasabah yang merasa tertipu investasi bodong saat melaporkan ke Ditkrimsus Polda Kalteng, Senin (17/1/2022). (FOTO SYAHYUDI)


PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO-Sebanyak 23 anggota member mendatangi Ditkrimsus Polda Kalteng, karena diduga telah menjadi korban penipuan berkedok investasi cryptocurrency (Perdagangan Berjangka). Laporan tersebut dilakukan oleh para korban atas tindak penipuan yang dilakukan oleh dua terlapor berinisial BC dan VS melalui website Entitas Indonesia Crypto Exchange.

Alhasil dari penipuan investasi bodong itu, para nasabah yang ada di Kalteng mengaku mengalami kerugian hingga Rp2 miliar, yang mana para korban telah mengirimkan sejumlah uang untuk investasi kepada dua orang terlapor tersebut yang berdomisili di Jakarta.

Kuasa Hukum para korban, Parlin Bayu Hutabarat sebagai pendamping pelapor  menjelaskan, bahwa kedatangannya bersama para nasabah korban investasi bodong ke Polda Kalteng untuk melapor ke Ditkrimsus Polda Kalteng.

"Dua orang tersebut, kita laporkan dikarenakan melakukan penipuan yang mana mereka melakukan penawaran investasi uang digital dengan sejumlah keuntungan kepada para korban. Sehingga para korban merasa tergiur, lalu mentransfer sejumlah uang untuk dilakukan investigasi," ucapnya saat di Gedung Ditkrimsus Polda Kalteng, Senin (17/1/2022).

Parlin menegaskan bahwa berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya menekankan poin laporan kepada Ditkrimsus Polda Kalteng. Yakni, ini merupakan investasi bodong yang mana dengan dukungan pertama yang bersangkutan tidak memiliki izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

"Kemudian yang kedua, kita laporkan yakni modus yang dilakukan terlapor menjanjikan investasi dengan keuntungan-keuntungan yang sangat menggiurkan. Baik itu reward dan bonus dari aplikasi yang mereka gunakan," ungkapnya.

Editor : hnd
Reporter : yud
Share on | Facebook | Whatsapp | Telegram | Twitter

Berita Terbaru