Pj Bupati Dukung Pengembangan Kerajinan Purun Jenamas

  • 2022-06-22
Penjabat Bupati Barito Selatan didampingi Kepala Disperindag dan UKM Barsel Swita Minarsih, ketika mengunjungi handicraft kerajinan purun di Jenamas. (Foto: Diskominfo Barsel)


BUNTOK, PROKALTENG.CO – Penjabat Bupati Barito Selatan Lisda Arriyana mengakui bahwa kerajinan purun produksi para pengrajin di Kecamatan Jenamas merupakan potensi unggulan yang patut terus dikembangan. Hal itu diungkapkan Lisda ketika mengunjungi handicraft kerajinan purun di Jenamas, di sela kegiatannya melantik Daman Kepala Adat setempat, Senin (20/6).

“Kerajinan purun ini memiliki potensi ekonomi dan layak untuk dikembangkan sekaligus meningkatan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menunjang perekonomian masyarakat,” kata Lisda yang saat itu didampingi Disperindag dan UKM Barsel, Swita Minarsih.

Berbagai jenis kerajinan purun produksi warga Kecamatan Jenamas itu menurut Lisda, juga memiliki kualitas yang dinilai mampu bersaing. Untuk itu, Lisda meminta Dinas Perindag dan UKM Barsel untuk terus melakukan pembinaan serta dukungan kepada para pelaku UMKM, termasuk para pengarajin purun di Kecamatan Jenamas. Terutama dalam pemasaran produk-produknya.

“Karena yang terpenting itu adalah bagaimana produk para pengrajin kita ini bisa dipasarkan. Jadi pembinaan yang kita lakukan mulai dari hulu hingga ke hilirnya. Ini bisa menjadi produk unggulan khas daerah,” ucapnya.

Terpisah, Sekretaris Kecamatan Jenamas Eddy Hariyadi mengatakan, daerah setempat memang memiliki bahan baku purun yang cukup berlimpah. Tak heran apabila kerajinan purun telah menjadi salah satu usaha masyarakat secara turun temurun.

Menurut Eddy, bila ditunjang dengan manajemen pemasaran yang baik, dirinya yakin kerajinan purun Jenamas ini bisa memenuhi kebutuhan pasar lokal, dan tidak menutup kemungkinan bisa menembus pasar nasional bahkan mancanegara. “Kita berupaya semaksimal mungkin untuk membantu memfasilitasi kerajinan purun ini agar bisa lebih berkembang. Disinilah pemerintah hadir untuk pengembangan kerajinan purun ini, baik melalui usulan program kegiatan dalam bentuk sarpras penunjang, pelatihan, maupun manajerial termasuk program CSR (Corporate Social Responsibility) dari pihak swasta maupun BUMN atau BUMD,” ujarnya.

Dukungan agar pemerintah daerah dapat lebih meningkatkan pemberdayaan terhadap produk unggulan khas daerah juga disampaikan anggota DPRD Barsel, Hermanes. Politikus PDI Perjuangan itu meminta Pemkab Barsel terus melakukan pemantauan terhadap produk-produk yang potensial dikembangkan sebagai komoditi unggulan khas daerah.

“Produk unggulan khas daerah ini juga menjadi salah satu potensi pendukung wisata, sehingga harus benar- benar dikawal agar menjadi daya jual dan daya tarik tersendiri bagi wisatawan luar daerah untuk berkunjung ke daerah kita yang pada akhirnya akan memberikan keuntungan secara ekonomis kepada masyarakat,” pungkasnya.

Editor : arj
Reporter : nto
Share on | Facebook | Whatsapp | Telegram | Twitter

Berita Terbaru