Reforma Agraria Wujudkan Keadilan dan Kesejahteraan

  • 2022-06-22
Pj Bupati Barsel Lisda Arriyana, menerima cenderamata dari Kepala BPN/ATR Kabupaten Barsel Mumin Haryanto, pada Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Reforma Agraria di GPU Jaro Pirarahan Buntok Rabu (22/6/2022).(FOTO : IST)


BUNTOK, PROKALTENG.CO – Penjabat Bupati Barito Selatan Lisda Arriyana menegaskan, reforma agraria bertujuan untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat khususnya dalam bidang pertanahan. Hal itu disampaikan Lisda pada Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Reforma Agraria di GPU Jaro Pirarahan Buntok Rabu (22/6/2022).

“Ini adalah termasuk pemberdayaan dan tujuannya untuk menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dengan kesejahteraan. Diharapkan menjadi pilar penguat untuk pembangunan sekaligus pemerataan ekonomi dan mencegah konflik,” ujarnya.

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2018, lanjut Lisda, reforma agraria adalah penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan melalui penataan aset dan disertai dengan penataan akses untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

Dalam penataan itu, salah satunya dilakukan melalui identifikasi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).  Meski demikian, Lisda mengakui bahwa dalam pelaksanaannya tidak mudah. Karena itu ia meminta seluruh stakeholder agar dapat memberikan dukungan penuh khususnya kepada tim Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Barito Selatan agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

"Pekerjaan ini tidak mudah, karena itu saya harapkan kepada para camat, pemerintah desa dan kelurahan, termasuk  lembaga keuangan, dan badan usaha agar bekerjasama dan yang berkelanjutan demi meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di Barsel," kata Lisda.

Sementara itu, Kepala BPN/ATR Kabupaten Barsel Mumin Haryanto menyampaikan, kegiatan Rakor ini dimaksudkan sebagai wadah untuk seluruh intansi yang ada di Kabupaten Barsel untuk menyelenggarakan pemberdayaan bagi masyarakat terkait dengan program-program strategis nasional.

Dengan adanya reforma agraria diharapkan untuk penataan dan pengelolaan kembali kepemilikan, penguasaan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan.

"Oleh karena itu diperlukan keterlibatan seluruh sumber daya secara optimal, dalam rangka mendukung tercapainya tujuan reforma agraria yaitu terselenggaranya penataan aset," ujar Mumin Haryanto.

Editor : dar
Reporter : nto
Share on | Facebook | Whatsapp | Telegram | Twitter

Berita Terbaru