Festival Loksado di Kalsel Bakal Kembali Digelar

  • 2022-06-25
Joki menarik rakit bambu yang hendak dipakai beraksi di Sungai Amandit. FOTO: MUHAMMAD SYARAFUDDIN/RADAR BANJARMASIN


SETELAH dua tahun absen karena pandemi covid, tahun ini Festival Loksado kembali digelar Pemkab Hulu Sungai Selatan (HSS).

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata HSS, Moh Zakir Maulidi mengatakan, event ini bakal digelar selama tiga hari. Tanggal 24 sampai 26 Juni di tiga desa di Kecamatan Loksado. Yaitu di Desa Desa Loklahung, Desa Loksado dan Desa Hulu Banyu.

“Puncaknya Minggu ini. Peserta akan diajak mengarungi jeram Sungai Amandit menaiki rakit bambu dengan durasi perjalanan sekitar 2,5 jam,” ujarnya, (22/6).

Juga bakal ada pertunjukan kesenian khas masyarakat Dayak Meratus. “Ada pagelaran tarian, festival mahumbal dan mamalan (memasak nasi dan lauk dalam bambu), fun trekking ke air terjun, pameran anggrek, penanaman pohon, hiburan artis lokal dan nasional,” bebernya.

Tahun ini, panitia hanya menyediakan 80 buah rakit. Jumlahnya lebih sedikit, karena festival terakhir menyediakan seratus rakit.

Rinciannya, 60 buah untuk peserta yang mendaftar secara daring dan luring. Biayanya Rp600 ribu, ditumpangi tiga orang dan seorang joki. Disiapkan rompi pelampung, helm, dan makanan. Sisanya, 20 rakit disediakan untuk tamu undangan.

Dua hari menjelang penutupan, sudah 47 pendaftar. “Joki yang kami siapkan sudah berpengalaman dan sangat mengenal kondisi sungai,” jaminnya.

“Rata-rata penginapan di sini hampir 100 persen penuh. Kalau ingin berkemah, di sana sudah disiapkan camping ground,” tutupnya.

Festival Loksado telah memasuki tahun ketujuh. Akan dibuka Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor di Alam Roh 7 dengan mengundang Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Editor : hnd
Reporter : shn/gr/fud

Berita Terbaru