49 SMP di Palangka Raya Melaksanakan ANBK

Dua Pelajar Terkendala Masuk Server dari Pusat

  • 2022-09-19
Siswa SMPN 2 Kota Palangka Raya saat mengerjakan ANBK, Senin (19/9). (HAFIDZ/PROKALTENG.CO)


PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO – Sebanyak 49 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Palangka Raya melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Pelajar kelas 8 SMP mulai mengerjakan soal baik dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring), Senin (19/9).

Pantauan media ini di SMP Negeri 2, terlihat pelajar tengah serius mengerjakan soal-soal melalui komputer dan satu pengawas mengawasi pelajar  yang mengerjakan soal.

Sementara itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya melakukan pengawasan di sejumlah sekolah. Terlihat jajarannya memantau kegiatan ANBK di SMPN 6 Palangka Raya. Selain itu, bantuan dari Disdik juga diberikan kepada sekolah di SMPN 6 berupa 2 buah laptop maupun printer.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani mengatakan 49 sekolah yang mengikuti ANBK terdiri dari 25 sekolah negeri dan 24 sekolah swasta yang dilaksanakan secara daring maupun luring.

“ Yang online 26 sekolah yang offline ada 22. Ada yang offline dan online,” ujarnya kepada awak media di SMPN 6 Palangka Raya.

Dia mengakui sekolah rata-rata mendapatkan fasilitas laptop dengan jumlah 15 unit. Namun demikian, ia mengharapkan dari ANBK bisa mengukur kompetensi dasar minimal baik dari numerik dan literasi.

“Mengukur kemampuan dasar para pelajar, karena mulai tahun kemarin, kelulusan tidak berdasarkan hasil ujian nasional lagi. Mengingat, menteri yang baru mengubah dengan kebijakan Asesmen Nasional,”imbuhnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Kota Palangka Raya, Muhammad Ahmadi mengatakan pelaksanakan ANBK digelar selama dua hari di tiga ruangan dengan jadwal satu sesi.

“Karena satu ruang isinya 15 dan total 45 orang, semuanya 50 dengan 5 cadangan dan 45 yang ikut ANBK di ruangan,” ujarnya.

Ia mengaku telah mempersiapkan ANBK dengan melaksanakan gladi dan persiapan jaringan. Namun demikian, ia masih mengharapkan akses server di pusat tidak terganggu.

Di tempat yang lain, Kepala SMP Negeri 6 Palangka Raya , Slamet Miharto mengaku mendapatkan kendala saat pelaksanaan ANBK. Ia mengatakan dua siswa cadangan mengalami eror saat masuk.

“Tapi ini dicoba terus, supaya  di sesi satu nanti bisa mengerjakan dengan baik, soalnya kalau kejadian eror sampai sesi satu selesai disuruh mengulang lagi nanti, yang online kendalanya sepertinya dari pusat,” jelasnya.

Hingga saat ini, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya mencatat sebanyak 43 sekolah yang melaksanakan ANBK mandiri dan 6 Sekolah yang menumpang. Jumlah siswa yang mengikuti sebanyak 3.591 dengan 2.612 siswa SMP Negeri dan 949 siswa SMP swasta.  

Editor : pri
Reporter : hfz

Berita Terbaru