Pemkab Alokasikan Anggaran Rp1 Miliar untuk Dampak Inflasi

  • 2022-09-21
Pudjirustaty Narang


PULANG PISAU,PROKALTENG.CO-Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pulang Pisau tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2022 telah ditetapkan dalam rapat paripurna, Senin (19/9).

Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang mengungkapkan, dengan mengacu pada keputusan Gubernur Kalimantan Tengah nomor 188.44/327/2022 tanggal 14 september 2022 tentang hasil evaluasi Raperda Kabupaten Pulang Pisau tentang APBD-P tahun anggaran 2022 dan rancangan Peraturan Bupati Pulang Pisau tentang penjabaran APBD-P tahun anggaran 2022 ada beberapa penyesuaian.

Penyesuaian itu agar tercapai keserasian antara kebijakan daerah dengan kebijakan nasional, keserasian antara kepentingan publik dan kepentingan aparatur serta tidak bertentangan dengan kepentingan umum, peraturan yang lebih tinggi dan peraturan daerah lainnya.

Bupati juga mengungkapkan, pergeseran anggaran dalam rangka memenuhi amanah dari PMK 134/PMK.07/2022 tentang belanja wajib dalam rangka penanganan dampak inflasi tahun anggaran 2022, yaitu sebesar Rp1 miliar yang digeser dari bantuan tak terduga.

Anggaran tak terduga itu dialokasikan untuk bantuan sosial pada Dinas Sosial, kegiatan pasar murah pada Dinas Perindagkop dan subsudi BBM pada dinas perhubungan.

“Hal ini untuk membantu masyarakat kurang mampu di pulang pisau yang terdampak terhadap inflasi daerah akibat kenaikan bahan bakar minyak,” ungkap Taty.

Selanjutnya, kata Taty, berkaitan dengan hasil evaluasi Gubernur Kalimantan Tengah sebagai dasar disetujuinya Raperda Kabupaten Pulang Pisau tentang APBD menjadi Perda, maka diharapkan target yang telah ditetapkan dalam APBD dapat tercapai secara maksimal.

“Sehingga pembangunan di daerah yang kita cintai ini dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan tujuan dan sasaran pembangunan yang telah ditetapkan,“ tandasnya.

Editor : hnd
Reporter : art/kpg

Berita Terbaru