Gondol AC di Gudang, Seorang Pemulung Ditangkap Warga

  • 2022-09-26
Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Palangka Raya, Ipda Helmi Hamdani. (FOTO SYAHYUDI)


PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO-Seorang pemulung berinisial S (33) harus berurusan dengan polisi setelah diduga keras melakukan aksi pembobolan sebuah gudang mengambil sejumlah besi dan AC.

Ya, kejadian tersebut dilakukan pelaku di Komplek Bumi Palangka II, Jalan Pinguin km 7 Kota Palangka Raya. Tepatnya di sebuah gudang milik PT Mulio Angkasa Raya, Senin (26/9/2022) pagi.

Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Palangka Raya, Ipda Helmi Hamdani mengatakan, warga melaporkan kepada pihak Sabhara Polda Kalteng adanya aksi pencurian. Ketika petugas Sabhara mendatangi lokasi, ternyata benar terduga pelaku sudah diamankan warga.

"Setelah berhasil diamankan oleh pihak Sabhara Polda Kalteng, lalu dilimpahkan kepada kita Polresta Palangka Raya untuk ditindak lebih lanjut. Adapun untuk modus pelaku ini berawal pada tanggal Minggu 25 September 2022 berangkat bekerja seperti biasa sebagai pemulung. Ketika melihat ada gudang di jalan Pinguin muncul keinginan mencuri. Terlebih lagi kondisi lokasi tengah sepi," ucapnya saat ditemui di unit Jatanras.

Saat melancarkan aksinya, terduga pelaku ini masuk melalui jendela dan mendorong jendela yang kebetulan dalam kondisi lapuk.

"Pada awalnya terduga pelaku ini mengambil besi yang ada tempat tersebut. Setelah pulang lalu pada hari ini Senin 26 September 2022 terduga pelaku kembali untuk melancarkan aksinya dengan mengambil AC. Saat mau dimasukin ke dalam gerobaknya keburu dipergoki oleh warga dan selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian," tambahnya.

Dia menuturkan bahwa terduga pelaku tersebut, kemungkinan sudah mengincar lokasi gudang itu.  Saat kondisi gudang sepi melancarkan aksinya dan ada sebanyak delapan AC yang telah diambil terduga pelaku ini.

"Adapun untuk total kerugian dari gudang tersebut yakni kurang lebih Rp 16 juta, sementara waktu kasus ini, masih dilakukan pengembangan guna dan berdasarkan pengakuan terduga pelaku aksinya tersebut baru pertama kali dilakukan," ungkapnya.

Editor : hnd
Reporter : yud

Berita Terbaru