PBS di Kalteng Harus Bisa Berikan Kontribusi untuk Masyarakat

  • 2022-11-23
H. Sugianto Sabran


PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO- Dari 198 Perusahaan Besar Sawit (PBS) yang beroperasi di wilayah Kalteng, diketahui ada 71 PBS yang belum memiliki plasma. Hal ini terungkap berdasarkan data dari Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng saat kegiatan sosialisasi dan penyerahan penetapan perkara kemitraan inti plasma perkebunan kelapa sawit di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (22/11/2022).

Kondisi itu, membuat Gubernur Provinsi Kalteng H. Sugianto Sabran meminta dengan keberadaan PBS tidak hanya mengambil hasil kekayaan alam saja. Akan tetapi diimbangi dengan memberikan kontribusinya kepada masyarakat yang berada di wilayah perusahaan. Terlebih lagi harus bisa memberikan mitra kepada pemerintah daerah.

''Keberadaan PBS ini saya harap  dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat, salah satunya perekonomian. Tidak hanya mementingkan kepentingan pribadinya saja, serta kualitas kemitraan kepada pemerintah daerah ada dan dapat memberikan kesejahteraan untuk kita semua,'' ucapnya belum lama ini.

Sementara itu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha Republik Indonesia (KPPU RI) M. Afif Hasbullah menegaskan bahwa perannya melakukan satu penekanan hukum kepada tiap pelaku usaha yang bermitra dengan UMKM di bidang sawit yang belum melaksanakan kewajiban plasma 20 persen untuk kemitraan UMKM atau petani sekitar.

''Saya juga menyampaikan bahwa keberadaan kami sebagai penegakan hukum perkara, terutama untuk perusahaan perkebunan kelapa sawit yang belum menyerahkan plasma 20 persen. Imbauan untuk perusahaan yang ada agar bisa melaksanakan kewajiban untuk memenuhi hal tersebut,'' ujarnya.

Editor : hnd
Reporter : *rin

Berita Terbaru