Saling Senggol, Munas HIPMI Berubah Jadi Arena Adu Jotos

  • 2022-11-24
Peserta Munas HIPMI di Solo ricuh, hingga terjadi baku hantam lantaran sakah paham. Ist


PROKALTENG.CO -  Polresta Surakarta memproses hukum baku hantam yang terjadi pada kegiatan musyawarah nasional (munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) XVII di Hotel Alila, Selasa (22/11). Meskipun ada wacana menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan.

Keputusan itu ditegaskan Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi ditemui di hotel setempat. Menurut Iwan, MAA, 40, warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan selaku korban pemukulan sudah membuat laporan resmi ke Satreskrim Polresta Surakarta.

“Laporan (korban) kami terima Selasa dini hari (22/11), tetap kami proses. Yang diperiksa dua orang saksi, yaitu korban dan saksi yang melihat kejadian itu,” terangnya dilansir dari baliexpress.jawapos.com.

Pasca kejadian, MAA dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi karena mengalami luka lebam.

Hasil penyelidikan sementara, baku hantam diawali banyak peserta yang melakukan interupsi. “Ada yang minta sidang lanjut dan ada yang ditunda. Akhirnya diputuskan ditunda. Keluar ruangan, senggol-senggolan, salah paham, tiba-tiba bakbuk (saling jotos),” ujar dia.

Ditambahkan kapolresta, panitia Munas HIPMI telah meminta maaf atas kejadian tersebut. “Secara prosedur hukum, (laporan) semalam diterima. Tapi apakah nanti diselesaikan secara RJ (restorative justice) atau berlanjut ke proses hukum, kami masih menunggu hasil mediasi kedua belah pihak. Ini dinamika dalam berorganisasi yang muncul saat munas. Mereka masih muda, jadi lebih mudah terpancing (emosinya). Ini kesalahpahaman,” urai Kapolresta.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka tampak hadir meninjau lokasi kejadian, Selasa siang. “Semoga segera terselesaikan. Kalau ada dinamika, segera diselesaikan. Kalau ada munas, muktamar atau pemilihan apapun, diselesaikan kekeluargaan. Kita tidak ingin kejadian jelek terjadi lagi di Kota Solo sebagai tuan rumah,” ujar Gibran yang juga pembina HIPMI.  

Editor : pri/baliexpress
Reporter :

Berita Terbaru