Mukhtarudin Dukung Pelatihan dan Edukasi Literasi Informasi

  • 2022-11-24
Pelatihan dan Edukasi Literasi Informasi di Era Digital, gelaran program kerjasama BRIN dengan Komisi VII DPR RI, sebagai mitra kerja.


PROKALTENG.CO - Anggota DPR RI Komisi VII Dapil Kalteng Drs H Mukhtarudin mengapresiasi Pelatihan dan Edukasi Literasi Informasi di Era Digital, gelaran program kerjasama BRIN dengan Komisi VII DPR RI, sebagai mitra kerja.

“Kegiatan ini diikuti sangat antusias oleh peserta yang berjumlah sekitar 200 orang dari organisasi dan ormas pemuda di Kabupaten Kotawaringin Barat,” ujar  Mukhtarudin.

Dikatakannya, saat ini Indonesia berada dalam era revolusi industri 4.0, ditandai dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat dan digitalisasi di semua sektor kehidupan. Perkembangan teknologi yang cepat membawa perubahan berbagai aspek sosial, budaya, politik dan ekonomi.

“Di era digital, semua informasi berkembang cepat, mudah dan tanpa batas, menembus dunia manapun melalui internet dan media sosial yang mudah diakses dari manapun, yang tentu berdampak pada kehidupan manusia. Individu dihadapkan dengan beragam informasi, banyak informasi beredar tanpa tersaring/filter tentang validitas atau kebenarannya,  seperti berita hoaks, informasi yang negatif, ataupun informasi yang tidak mendidik, dan ini dapat mempengaruhi pola pikir dan kehidupan kita, khususnya bagi peserta para generasi muda sebagai generasi penerus bangsa di masa depan yang lebih maju,”  tuturnya.

Banyaknya informasi juga bukan berarti menjadi lebih baik, jika tidak diimbangi dengan kemampuan untuk menggunakan informasi secara efektif.  Oleh karena itu, generasi muda harus memiliki kemampuan menyaring/ mensortir informasi yang didapat, mana informasi yang benar/salah, mana yang potisif/ negatif, mana yang baik/ buruk, dan mana yang bermanfaat dan efektif dalam mencapai tujuan.  

“Untuk itulah sangat diperlukan pelatihan dan edukasi literasi informasi di era digital. Agar kita mempunyai kapasitas dan kemampuan bagaimana untuk mengenali kapan suatu informasi diperlukan, dan kemampuan untuk mencari, menemukan, menganalisa, mengevaluasi dan mengkomunikasikan informasi, agar kita tidak salah langkah ataupun terpengaruh oleh informasi yang negatif, sehingga membuat keputusan yang salah,” katanya.

Dijelasnnya, tujuan pelatihan ini adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan teknis dalam memanfaatkan teknologi untuk menemukan, menggunakan dan menyebarluaskan informasi dari berbagai sumber,  sehingga peserta dapat menggunakan aplikasi yang tepat dan pemahaman mendalam dalam penyebarluasan informasi dalam dunia digital (terkait etika, budaya, keamanan dan ketrampilan digital).

“Di samping meningkatkan kapasitas peserta sehingga memiliki kemampuan membuat karya informasi digital, yang tentu diharapkan dapat menjadi lebih produktif sehingga memberikan nilai ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan,” ungkapnya. 

Editor : pri/hms
Reporter :

Berita Terbaru