Upaya Melestarikan Ikan Lokal, Wawali Lepas 205 Ribu Ikan

  • 2022-11-24
Wakil Wali Kota Palangka Raya Hj. Umi Mastikah Sriosako melepaskan ikan Bapuyu dan Gabus sebanyak 205 ribu ekor di Sungai Sebangau, Kamis (24/11/2022). (FOTO : IST)


PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO - Memperingati hari ikan Nasional ke-9, Wakil Wali Kota Palangka Raya Hj.Umi Mastikah Sriosako melepaskan ikan Bapuyu dan Gabus sebanyak 205 ribu ekor di Sungai Sebangau, Kamis (24/11/2022).

''Kegiatan tersebut adalah upaya melestarikan ikan lokal yang terancam dari kepunahan, tak hanya itu, nelayan juga dapat memanen ikan dalam 7-8 bulan kedepan setelah ikan besar. Penyebaran bibit ikan sebanyak 205 ribu, terdiri dari 200 ribu Bapuyu dan 5 ribu ikan Gabus upaya melestarikan ikan lokal," ucapnya.

Bersama Dinas Perikanan Palangka Raya, Balai Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Karantina Ikan Palangka Raya mereka menyusuri air hitam menaiki perahu untuk melepas Liarkan bibit ikan tersebut. Ia mengatakan ikan adalah salah satu kearifan lokal masyarakat di Palangka Raya, banyak jenis ikan lokal yang hidup sungai Kahayan, Rungan dan Sabangau.

''Jenis ikan di sungai ini kan ada Kakapar, Bapuyu, Saluang, Gabus, Tapah, Toman, Tabakang, Puhing, Pentet atau Lele sungai, Lais, Kihung, Karandang dan Baung. Tentu saja kita melestarikan kearifan lokal, ciri khas Kota Palangkaraya adanya Ikan, semua serba ikan. Kita lestarikan sinergi dengan berbagai pihak," jelasnya.

Koordinator Balai Perikanan Kalteng, Juliansyah, mengatakan jika upaya pelestarian ikan lokal penting dilakukan. Salah satunya dengan pelepasliaran bibit ikan. Artinya memperbarui ikan-ikan yang mulai sudah terancam punah, kita mengantispasi itu dan akan melakukan pengembangan,'' terangnya.

''Saya berharap kepada masyarakat bijak akan proses pengambilan ikan, jangan sampai merusak ekosistem yang telah ditetapkan undang-undang, seperti penyetruman dan bom ikan dan bersama-sama merawat kearifan lokal ikan tersebut, '' pungkasnya.

Editor : dar
Reporter : rin

Berita Terbaru