Siap-siap! Bahaur Diproyeksikan sebagai Kota Pelabuhan

  • 2022-11-24
Ilustrasi Pelabuhan Bahaur di Pulang Pisau Kalimantan Tengah.


PULANG PISAU,PROKALTENG.CO-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pulang Pisau menggelar kegiatan konsultasi publik penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTL) wilayah Perkotaan Bahaur, Kecamatan Kahayan Kuala.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bappedalitbang Kabupaten Pulang Pisau, Rabu (23/11) dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Pulang Pisau Tony Harisinta. Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Hj Deni Widanarni, Kepala DPUPR Dr Usis I Sangkai dan serta kepala dinas terkait. Saat itu Tony meminta agar RDTL wilayah perkotaan Bahaur disiapkan secara betul-betul.

“Karena ke depan Bahaur akan jadi kota pelabuhan laut. Sekarang Bahaur sudah ada pelabuhan penyeberangan antar-pulau,” kata Tony.

Untuk itu Tony meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan harus bisa memberi masukan terhadap rencana pelabuhan seperti apa. Terlebih pelabuhan penyeberangan yang ada di wilayah itu sudah dihibahkan ke Kementerian Perhubungan untuk dikembangkan jadi pelabuhan laut.

“Nanti Bahaur akan menjadi pintu masuk Kabupaten Pulang Pisau. Untuk itu kami meminta kepada DPUPR Pulang Pisau dalam membuat RDTL betul-betul matang. Karena wilayah itu nanti menjadi pintu masuk Kalimantan Tengah. Saya meyakini, 5 tahun ke depan Bahaur akan berkembang luar biasa,” tegas Tony.

Menurut Tony, selain dari sektor pelabuhan banyak yang didapat dari Bahaur nanti. Seperti potensi sarang burung walet maupun perusahaan perkebunan kelapa sawit. Dia juga berharap ke depan Bahaur menjadi kota metropolitannya Kabupaten Pulang Pisau.

“Kota Pulang Pisau menjadi kabupaten administrative. Untuk kota ekonomi atau pusat bisnis berada di Bahaur,” harap dia.

Di tempat yang sama, Kepala DPUPR Pulang Pisau Dr Usis I Sangkai mengungkapkan, penyusunan wilayah perkotaan Bahaur dalam rangka mengatur pembangunan di Bahaur.

“Wilayah perkotaan Bahaur memang sangat strategis. Saat ini wilayah tersebut sudah ada pelabuhan penyeberangan yang melayani kabupaten/kota terdekat. Pelabuhan itu menghubungkan antarpulau dan saat ini penyeberangan antarpulau sudah berjalan,” kata Usis.

Usis berharap, ke depan Pelabuhan Bahaur bisa lebih baik dan maju. Dia mengungkapkan, sebenarnya angkutan di Pelabuhan Bahaur cukup ramai. Namun kondisi jalan di ruas Gohong-Bahaur, tepatnya di Sei Asam, Desa Buntoi perlu penanganan dan saat ini perlu koordinasi.

“Sehingga transportasi antar-kecamatan, kabupaten dan antar-provinsi bisa berjalan dengan baik. Harapkan kami, ke depan Kahayan Kuala menjadi pintu gerbang Kabupaten Pulang Pisau untuk wilayah pelabuhan. Karena wilayah tersebut langsung menghadap ke pesisir Pulau Jawa,” tandasnya.

Editor : hnd
Reporter : art/kpg

Berita Terbaru