Komoditi Pangan Diminta Tak Dialihkan ke Perkebunan

  • 2023-01-23
Ilustrasi komoditi pangan


PULANG PISAU,PROKALTENG.CO-Perusahaan perkebunan kelapa sawit telah masuk hampir di seluruh kecamatan yang tersebar di Kabupaten Pulang Pisau. Dari 8 kecamatan yang ada, hanya di wilayah Kecamatan Kahayan Hilir yang tidak ada perusahaan perkebunan.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Pulang Pisau Tata Ali mengungkapkan, perusahaan perkebunan wajib melaksanakan plasma 20 persen dari hak guna usaha (HGU) yang dimiliki untuk masyarakat di sekitar perusahaan.

Kendati demikian, Tata Ali mengimbau petani tanaman pangan untuk tidak beralih komoditi pangan ke komoditi perkebunan plasma.

“Apalagi sudah dibagi kawasan kebun dan lahan pertanian berkelanjutan,” pinta Tata.

Dia menambahkan, jika sudah untuk komoditas pangan, jangan paksakan beralih. Terlebih Kabupaten Pulang Pisau sudah dijadikan salah satu kawasan penyangga pangan di Kalimantan tengah.

“Kalau di lapangan areal itu sudah cocok untuk tanaman pangan, jangan beralih ke perkebunan kelapa sawit. Kami sangat tidak menganjurkan peralihan komoditi itu. Untuk perkebunan kelapa sawit sudah ada kawasannya tersendiri,” ujar dia.

Kecuali, lanjut dia, sesama komoditas perkebunan. “Misalnya dari perkebunan kelapa karet beralih ke perkebunan kelapa sawit atau sebaliknya tidak masalah. Karena itu tidak akan mempengaruhi produktivitas tanaman pangan,” tandasnya.

Editor : hnd
Reporter : art/kpg

Berita Terbaru