90 Anggota PPS Dilantik, Sekda Ingatkan Hal Ini

  • 2023-01-24
Sekda Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu dengan seluruh camat, lurah dan jajaran SOPD serta KPU Kota Palangka Raya di aula BPMP Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (24/1/2023). (FOTO:IST)


PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO-Sedikitnya ada 90 orang anggota termasuk Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) di aula BPMP Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (24/1/2023) kemarin. Dalam pelantikan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu, mengharapkan peningkatan sinergitas antar stakeholder  dalam menyukseskan gelaran pemilu tahun 2024. Mulai dari pemerintah kota, KPU hingga bawaslu.

"Semuanya, tanpa terkecuali harus bisa bersinergi. Karena ini menentukan kelancaran penyelenggaraan pemilu 2024. Sebagaimana pelaksanaan pemilu yang lalu sudah bagus dan lancar. Kita mau di 2024, bisa berjalan secara lancar tanpa kendala berarti. Semua bisa bersinergi dan berkoordinas dengan baik. Bergandengan tangan itu kunci kesuksesan pemilu," ucapnya, Senin (24/1/2023).

Hal yang turut menjadi sorotannya, ialah diperbolehkannya Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi anggota PPS. Dengan diperkenankannya ASN menjadi bagian dalam Badan Adhoc, maka hal itu merupakan tanggung jawab Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya. Pihaknya ingin agar siapa pun yang telah ditetapkan oleh KPU untuk menjadi jajaran PPS, bisa menjalankan tugasnya dengan baik tanpa adanya benturan kepentingan.

"Khususnya antara tugas pokok sebagai ASN dan tugas sebagai PPS. Tentu tak mudah. Kami ingatkan kepada ASN yang menjadi PPS, untuk bisa membagi waktu sesuai aturan  maupun dari sisi integritasnya. Semua harus sejalan. Pemko akan tetap mengawasi kinerja mereka sebagai ASN," kata Hera Nugrahayu.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Palangka Raya, Ngismatul Choiriyah mengatakan jika anggota serta Ketua PPS yang dilantik berjumlah 90 orang. Di mana menurutnya setiap kelurahan akan diwakili oleh 3 orang PPS.

Dirinya sangat mengharapkan keprofesionalitasan ketua maupun anggota PPS dalam melaksanakan tugas. Ketika memasuki ranah tugas PPS, ia mengingatkan agar tak menonjolkan dirinya sebagai pejabat di luar.

"Mulai 26 Januari, PPS akan mulai bekerja yang diawali dengan penerimaan pendaftaran Panitia Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih). Artinya mereka tak bisa santai dan harus gerak cepat. Setelah itu, para PPS ini akan membantu kami menyusun tempat pemungutan suara (TPS), termasuk menyusun daftar pemilih sementara (DPS). Artinya 3 tugas pokok ini menanti di depan mata," tegasnya.

Sedangkan untuk jumlah TPS di Kota Palangka Raya, diakui Ngisma masih dilakukan evaluasi. Dikarenakan adanya penambahan penduduk, maka dalam pemilu 2024 pihaknya mengestimasikan sebanyak 947 TPS reguler dan 16 TPS khusus telah diusulkan.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh camat dan lurah serta jajaran SOPD dan KPU Kota Palangka Raya.

Editor : hnd
Reporter : *rin

Berita Terbaru