Pemprov Siapkan Program RTLH untuk Pemenuhan Standar Kesehatan

  • 2023-01-24
Erlin Hardi. (FOTO:IST)


PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO-Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Erlin Hardi mengatakan, pada tahun 2023 ini pihaknya akan membenahi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).  Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas rumah menjadi layak huni.

Menurut Erlin, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng dalam meningkatkan kualitas rumah masyarakat. Khususnya masyarakat berpenghasilan rendah yang rumahnya perlu untuk diperbaiki. Dirinya mengatakan bahwa kegiatan ini, menyesuaikan ketersediaan anggaran yang pelaksanaannya akan tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Program ini juga disebutkan untuk menyasar kepada pemenuhan standar kebutuhan kesehatan. Hal tersebut, kata Erlin berkaca dari rumah atau bangunan RTLH. Khususnya bagi masyarakat yang kategori kelas bawah.

''Hal ini sesuai dengan visi dan misi bapak Gubernur H. Sugianto Sabran, melalui Perkimtan Provinsi Kalteng sebagai salah satu bentuk kegiatan dalam pencegahan dan pengentasan masalah stunting dilihat dari segi  pembangunan infrastruktur dan perumahan yang layak untuk masyarakat.  Dengan adanya program bedah RTLH ini, kami siapkan agar masyarakat baik orang tua maupun anak-anak bisa menghuni rumah yang layak,'' ucapnya, Selasa (24/1/2023).

Dia juga menyampaikan, dengan adanya rumah yang layak dari sisi konstruksi dan standar kesehatan,  akan membawa dampak baik bagi perkembangan tubuh kembang anak dan menjaga imunitas.  Terutama di masa pandemi seperti ini.

''Lewat program ini, kami mengharapkan dapat membantu dalam hal penanganan stunting yang dilaksanakan dengan mewujudkan hunian yang layak terutama bagi keluarga yang memiliki anak-anak. Berkaca dari tahun 2022 lalu, kami telah membangun 54 unit rumah layak huni yang tersebar di kabupaten atau kota,'' ujarnya.

Pria berkecamata ini juga menambahkan, program bedah RTLH menjadi salah satu hal yang penting dan perlu dilaksanakan guna meminimalisir kasus stunting di Kalteng. Karena, dirinya menganggap bahwa persoalan stunting tidak hanya asupan gizi saja namun juga soal hidup sehat.

''Hidup yang sehat bisa didapat dari rumah yang berstandar sehat pula. Dan tahun ini program RTLH secara simultan kami lanjutkan di kabupaten dan kota setelah penetapan SK gubernur,''tandasnya.

Editor : hnd
Reporter : *rin

Berita Terbaru