Dorong Pemda di Kalteng Perkuat Ekonomi Lokal

- Advertisement -

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Lohing Simon mendorong pemerintah daerah (Pemda) di Kalteng untuk dapat memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan. Sebab, ekonomi lokal memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian daerah.

Menurutnya, salah satu potensi ekonomi lokal yang dapat dimaksimalkan adalah di sektor pertanian dan hortikultura. Apalagi, Kalteng merupakan salah satu daerah yang memiliki keanekaragaman hortikultura endemik yang tidak dimiliki oleh daerah lain.

BACA JUGA: Divonis 5 Tahun, Ribuan Korban Surat Verklaring Palsu Kecewa

“Kalteng ini memiliki keanekaragaman buah buahan tropis yang spesifik dan tidak dimiliki daerah lain. Kondisi ini seharusnya bisa dimaksimalkan oleh pemerintah. Apalagi sektor pertanian dan hortikultura ini sangat erat sekali dengan aktivitas masyarakat Kalteng. Penguatan berkelanjutan itu tentu akan berdampak positif bagi daerah dan masyarakat kita,” ucapnya, Minggu (25/6).

Dalam rangka memperkuat dan memaksimalkan ekonomi lokal melalui kedua sektor tersebut, tentunya dukungan pemerintah juga harus maksimal. Pemerintah diharapkan dapat memperhatikan dengan seksama ketersediaan benih atau bibit komoditas tersebut. Agar para petani tidak mengalami kesulitan terkait kebutuhan benih, seperti yang selama ini dikeluhkan.

Ia menambahkan, pengawasan dari pemerintah melalui instansi terkait pun juga harus ditingkatkan. Tidak hanya soal bibit atau benih yang disediakan benar-benar memiliki kualitas terbaik, tetapi distribusinya juga harus tepat sasaran.

“Kami harap pemerintah bisa memberikan dukungan lebih terkait hal ini. Gandeng perguruan tinggi untuk mengelola bersama ekonomi lokal ini secara modern, sehingga bisa berjalan secara berkesinambungan dan menghasilkan nilai ekonomi yang berdampak positif bagi daerah juga masyarakat, khususnya petani,” tandasnya. (pri/hfz)

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HUKUM KRIMINAL

Recent Comments