Konten dari halaman ini Anggota Komisi VII DPR RI Dorong Hilirisasi Industri - Prokalteng

Anggota Komisi VII DPR RI Dorong Hilirisasi Industri

- Advertisement -

JAKARTA, PROKALTENG.CO – Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,17 persen secara tahunan atau year on year (yoy) pada kuartal II 2023.  Menanggapi hal itu, Anggota Banggar DPR RI Mukhtarudin mendorong agar Kementerian Keuangan terus memetakan sektor-sektor yang menjadi prioritas utama. Dalam mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Sehingga produktivitas dari sektor-sektor tersebut terus ditingkatkan guna mewujudkan ketangguhan ekonomi nasional,” tandas Mukhtarudin Kamis 10 Agustus 2023.

Kendati demikian, politisi Golkar Dapil Kalimantan Tengah ini bilang pemerintah tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian tersebut, sembari terus melakukan upaya-upaya yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Tanah Air.

BACA JUGA: Mukhtarudin Berharap Masyarakat Kobar Optimalkan Produk Pangan Berbasis Teknologi

“Serta mengoptimalkan penerapan berbagai kebijakan ekonomi yang berlaku,” imbuh Mukhtarudin.

Dorong Tahapan Hilirisasi

Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin mengatakan bahwa pemerintah harus mendorong keberlanjutan tahapan hilirisasi. Untuk meningkatkan kinerja serta memperluas pasar ekspor produk-produk nasional.

BACA JUGA: Mukhtarudin dan BRIN Gelar Pelatihan Teknologi Pangan Berbasis Tepung

Artinya, lanjut Mukhtarudin, pemerintah harus melakukan langkah preventif guna mencegah terjadinya perlambatan dan penurunan ekonomi, serta terus memantau juga mengantisipasi risiko perlambatan dunia saat ini yang berdampak kinerja perdagangan internasional Indonesia.

“Kualitas pertumbuhan ekonomi di Tanah Air ini bisa menentukan target-target pertumbuhan ekonomi yang disertai dengan langkah dan upaya realistis agar peningkatan ekonomi benar-benar bisa tercapai,” pungkas Mukhtarudin. (*)

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HUKUM KRIMINAL

Recent Comments