Konten dari halaman ini Pemakaian Lensa Harus Sesuai Kebutuhan dan Kondisi Mata

Pemakaian Lensa Harus Sesuai Kebutuhan dan Kondisi Mata

- Advertisement -

Tidak ada batasan usia untuk menggunakan lensa kontak. Namun, pemakaian lensa kotak harus sesuai kebutuhan dan kondisi mata. ”Karena lensa kontak bisa berfungsi sebagai koreksi bagi yang matanya minus, silinder, kemudian terapeutik, ataupun fungsi kosmetik hanya untuk penampilan,” jelas dr Susy Fatmariyanti SpM.

Karena itu. Penggunaan lensa kontak perlu lebih dulu dikonsultasikan dengan dokter mata. Termasuk untuk mengetahui tingkat kebasahan mata. Jika produksi air mata sedikit. Mata tidak terlumasi dengan baik. Kondisi itu membuat penggunaan lensa kontak tidak nyaman.

Dokter Susy menuturkan. Penggunaan lensa kontak aman asalkan mengikuti jadwal pemakaian.  Sementara, yang extended bisa untuk tujuh hari pemakaian. Untuk jangka waktu lebih lama hingga 30 hari, gunakan lensa kontak continuous wear.

”Karena nanti begitu kering, lensa kontak bisa menekan dan mencengkeram kornea mata sehingga terjadi abrasi seperti lecet atau luka korneanya,” ungkapnya.

Apalagi jika lensa kontak robek. Bagian robekan yang tajam berisiko melukai kornea. Akibatnya, mata terasa nyeri, kemerahan, dan berair serta kualitas penglihatan menurun.

Yang fatal jika terjadi peradangan pada kornea mata atau keratitis. Faktor risiko terbesar akibat kurangnya higienitas sehingga mikroba masuk. Kornea tidak punya daya regenerasi yang bagus apabila infeksi masuk sampai dalam sekalipun ada penyembuhan. Jika jaringan parut menutupi pupil, terjadi kebutaan.

”Ada satu pasien kelas VII SMP yang mengalami kondisi itu karena pakai lensa kontak kosmetik, tapi membersihkannya pakai air minum kemasan, bukan cairan soft lens. Dan, dia pakai overnight. Kalau sudah terjadi luka di kornea, tidak bisa kembali normal penglihatannya,” jelasnya.

Dokter Susy menegaskan, orang yang menggunakan lensa kontak harus punya kedisiplinan. Termasuk sanitasi yang baik dalam perawatan lensa kontak. Salah satunya, rajin mengganti cairan soft lens setiap mau memakainya. ”Kondisi tangan juga harus higienis saat mau memasang dan melepas lensa kontak,” katanya.

Bila merasa tidak nyaman, mata berpasir, merah, panas, dan nyeri, segera hentikan pemakaian. Pulihkan kondisi mata hingga betul-betul sembuh. ”Dan, itu harus ganti lensa kontak yang baru,” tegas dokter Susy.

Karena itu, pengguna lensa kontak sebaiknya juga memiliki kacamata sebagai cadangan saat terjadi permasalahan. Lensa kontak maupun kacamata sebetulnya memiliki kelebihan masing-masing. Bagi penderita mata minus yang minusnya tidak sama antara mata kiri dan kanan, penggunaan lensa kontak lebih ideal. (lai/c14/nor/jpc/ind)

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HUKUM KRIMINAL

Recent Comments