Konten dari halaman ini Wisata Alam dan Budaya Jadi Andalan Palangkaraya - Prokalteng

Wisata Alam dan Budaya Jadi Andalan Palangkaraya

- Advertisement -

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Kota Palangkaraya memiliki banyak potensi wisata. Mulai dari wisata kuliner, wisata budaya hingga wisata alam. Destinasi-destinasi tersebut juga sangat menarik untuk dikunjungi. Pemerintah di Kota Palangkaraya berupaya memajukan potensi atau keunggulan sektor pariwisatanya.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Dispapora) Kota Palangka Raya, Hj. Iin Hendarayati Idri menuturkan, dari sekian banyak objek wisata di Palangkaraya, yang paling menonjol adalah wisata alam dan wisata budaya. Namun kini ada wisata lain yang sedang digalakkan, yaitu agrowisata dan wisata rekreasi.

BACA JUGA: Wisata Dadakan Jadi Perhatian Serius Pemerintah

Mengenai jumlah destinasi di Kota Palangkaraya. Hasil inventarisasi menunjukkan bahwa ada 33 tempat wisata di Palangkaraya dari tahun 2022. Namun, tidak menutup kemungkinan dengan perkembangan pariwisata di Palangkaraya yang dinamis, jumlah ini dapat bertambah atau berkurang.

Tiga Destinasi Wisata Palangkaraya

“Sedangkan untuk wisata unggulan terdapat 3 destinasi wisata yaitu Desa Wisata Sei Gohong, Kawasan Wisata Air Hitam Kereng Bangkirai dan Susur Sungai Kahayan,” ucap Iin, Jumat (8/9).

Dalam rangka meningkatkan PAD, langkah-langkah strategis harus dilakukan oleh pemerintah. Sejauh ini, Dispapora Palangkaraya sebagai dinas yang membidangi pariwisata telah menargetkan PAD antara lain dari retribusi KTM di Kawasan Wisata Air Hitam Kereng Bangkirai, dan Destinasi Wisata Sei Batu di Desa Wisata Sei Gohong.

“Di antaranya sarana prasarana fisik yang dibangun seperti gazebo di kawasan Wisata Kuliner Pelabuhan Rambang, photobooth di wisata air hitam Kereng Bangkirai, gapura di Danau Hanjalutung dan dengan dukungan program BI (Bank Indonesia) yang dibangun di Kawasan Wisata Air Hitam Kereng Bangkirai berupa Kenopi sepanjang 54 meter, gerobak UMKM sebanyak 24 buah dan Dermaga Wisata,”imbuhnya.

Dijelaskan lagi untuk pembangunan fisik tersebut. Selanjutnya, kompetensi pemandu wisata juga ditingkatkan dengan melakukan sertifikasi pemandu wisata serta memberikan bimbingan dan pemantauan. Kepada kelompok sadar wisata dan pelaku wisata di Kota Palangkaraya.

“Minat investor luar terhadap pariwisata di Kota Palangkaraya masih minim. Investasi pengembangan pariwisata masih didominasi oleh investor lokal. Pemerintah Kota Palangkaraya juga telah menambah fasilitas fisik untuk tahun 2023,”tandasnya. (*ana/pri)

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HUKUM KRIMINAL

Recent Comments