Konten dari halaman ini Jaga dan Lestarikan Sungai Ku

Bupati Apresiasi Mancing Lestari Serta Kampanye Pelestarian Ekosistem Sungai dan Hutan

Jaga dan Lestarikan Sungai Ku

- Advertisement -

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H.Halikinnor, Membuka event mancing lestari dan kampanye pelestarian ekosistem sungai dan hutan. dengan mengambil tema jaga dan lestarikan sungai ku yang dilaksanakan di Dermaga Pelabuhan Kelurahan Mentaya Seberang Kecamatan Seranau, Minggu (3/9).

Dalam kegiatan tersebut. Juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama pelestarian sungai oleh Bupati Kabupaten Kotim H.Halikinnor. Dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dan forum koordinasi perangkat kecamatan Seranau serta tokoh masyarakat di wilayah tersebut.

“Saya membuka mancing lestari dan kampanye pelestarian ekosistem sungai dan hutan. Dan saya juga sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dan ini luar biasa bukan hanya sekadar memancing udang, tetapi juga mengajak masyarakat melestarikan lingkungan,” kata Halikin, usai membuka kegiatan memancing¬†kampanye pelestarian sungai dan hutan.

Dirinya juga mengajak masyarakat yang ada di pingiran Sungai Mentaya. Untuk menjaga ekosistem dengan tidak menangkap ikan dengan bahan kimia berbahaya, bahan peledak dan cara-cara merugikan yang dapat mengganggu ekosistem sungai.

“Saya ingin pada saat hari jadi Kabupaten Kotim nanti,¬† Diadakan lomba mancing lestari se-Kalimantan Tengah, Karena saya melihat lomba yang digelar di Kecamatan Seranau ini antusiasnya luar biasa, makanya saya minta Dinas Perikanan untuk mengelarnya,” ujar Halikin.

Ketua Panitia Pelaksana Sardi Fakhri Rakhman mengatakan, antusias masyarakat dalam mancing lestari ini diluar perkiraannya, karena jumlah peserta yang ikut mencapai 620 peserta. Bahkan ada pemancing dari luar daerah seperti Palangkaraya, Kasongan, Pangkalan Bun dan Seruyan juga turut hadir meramaikannya.

“Kegiatan mancing ini sudah dua kali kami gelar, Kami berharap ke depan mancing lestari gaungnya semakin besar. Karena ini juga sebagai ajang silaturahmi para pemancing. Dan mendekatkan masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan. Khususnya ekosistem sungai mentaya,” ucap Fakhri.

Kegiatan yang digelar dalam rangka hari ulang tahun kemerdekaan RI yang ke 78 tersebut. Melombakan 4 kategori. Yaitu kategori memancing udang galah terbesar. Udang terbanyak dan terberat. The best papuntin. Dan ikan sungai terbesar. Masing-masing kategori akan dipilih tiga orang juaranya.

“Kepada para pemenang lomba. Akan mendapatkan hadiah berupa uang dan tropi. Serta peralatan elektronik lainnya. Harapan saya kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses dan lancar. Dan tetap menjunjung isu pelestarian ekosistem sungai dan alam,” tutupnya.(bah/kpg/ind).

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HUKUM KRIMINAL

Recent Comments