Konten dari halaman ini Lelang 8 Jabatan Eselon II di Palangkaraya Masih Minim Pendaftar - Prokalteng

Lelang 8 Jabatan Eselon II di Palangkaraya Masih Minim Pendaftar

- Advertisement -

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Dalam mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Kota Palangkaraya pada tahun 2023. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangkaraya, Sabirin Muhtar mengatakan pemerintah setempat akan melelang sejumlah jabatan untuk eselon II, yakni kepala dinas dan kepala badan, Jumat (8/9).

“Terkait dengan pengisian lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama saat ini di eselon II B, karena terdapat 8 kepala dinas yang kosong. Untuk diketahui, hingga saat ini sejak dibuka pendaftaran pada 31 Agustus 2023 untuk eselon II, baru 3 orang yang mendaftar,” ucap Sabirin, Jumat (8/9).

Dijelaskannya, 3 orang tersebut adalah 2 orang yang melamar untuk posisi Kepala Dinas Sosial Kota Palangkaraya dan 1 orang untuk posisi Kepala Satpol PP Kota Palangkaraya. Tiga orang pelamar tersebut semuanya merupakan PNS yang saat ini menjabat sebagai kepala bidang di OPD Pemko Palangkaraya.

BACA JUGA: SAH! Anggota Dewan Palangkaraya Tempati Gedung Baru di Soekarno

Kalau sampai waktu yang ditentukan pada tanggal 14 September 2023  ternyata pendaftar tidak terpenuhi. Sehingga akan diperpanjang selama 7 hari kalender. Namun tetap akan berkoordinasi dengan KSN.

“Jika setelah diperpanjang satu kali masih belum juga, perpanjangan dua kali. Setelah dua kali perpanjangan, jumlah orangnya masih sedikit baru akan dikeluarkan rekomendasi dari KSN. Jadi harus perpanjang dulu sebanyak dua kali baru nanti berkoordinasi lagi dengan KSN. Minimal 4 orang pelamar di setiap posisi jabatan yang dilelang,”tandasnya.

Kemudian untuk melamar posisi ini, disampaikan Sabirin Muhtar bahwa 1 orang hanya boleh melamar di satu jabatan. Tidak boleh untuk 2 posisi yang berbeda. (*ana/pri)

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HUKUM KRIMINAL

Recent Comments